slider

 Cake with Icing Sugar  Barbie Cake & Hello Kitty  Cheese Cake & African Gateu  Baby Cupcake, Christmas Cupcake & Cupcake Bouqette  Chiffon Pandan & Cheese Brownies  Cheese Button, Biscotti, Icing Sugar Cookies Apple Pie, Chocolate Cheese Pie & Blueberry Cheese Pie Cinnamon Bread & Pizza Kue Ku, Bakpia, Onde Onde Danish Pastry, Apple Struddle, Roomhorn Orange Wedding Cake Lapis Legit, Lapis Surabaya, Brownies Kukus

Saturday, April 11, 2015

Soft Bread




Roti ini sering aku buat, sebagai pengganti roti tawar, sangat enak dan lembut.
Tidak ada pengawet, pengembang, hanya ragi yang diperlukan.
Sehingga tentu lebih sehat untuk anak anak.

Resepnya ada di link ini.

My Office Kick Off Celebration



Its very fun to be part of my office celebration.
This cake is special, since this is the first time I use multi layered icing sugar.
Need longer time but worth it.

Saturday, April 4, 2015

Poffertjes - Dutch Mini Pancake Puffs





Poffertjes are a traditional Dutch batter treat. Resembling small, fluffy pancakes, they are made with yeast and buckwheat flour. Unlike American pancakes, they have a light, spongy texture. Typically,poffertjes are served with powdered sugar and butter, and sometimes syrup.

I took this recipe from this link.


Bahan:
- 150 gr tepung terigu protein rendah
- 100 gr tepung terigu protein tinggi
- 1 sdt ragi instant
- 50 gr gula pasir
- 3 kuning telur kocok lepas
- 375 ml susu cair suhu ruang
- 1/2 sdt vanila
- 1/4 sdt garam
- 1/2 sdt baking powder
- 50 gr butter / mentega, lelehkan

Topping
- Butter / mentega, lelehkan untuk olesan
- Gula halus untuk taburan

The Material:
- 150 gr flour low protein
- 100 grams of high-protein flour
- 1 tsp instant yeast
- 50 g sugar
- 3 egg yolks beaten off
- 375 ml of liquid milk at room temperature
- 1/2 tsp vanilla
- 1/4 teaspoon salt
- 1/2 tsp baking powder
- 50 g butter / butter, melted

Topping
- Butter / butter, melted to spread

- Refined sugar for topping

Cara membuat:
- Ayak terigu, tambahkan ragi instant dan gula, aduk rata
- Campur kuning telur dan susu, aduk rata. Tuang sedikit demi sedikit ke campuran terigu dan aduk dengan whisk sampai halus dan licin. DIamkan 20 - 30 menit
- Masukkan vanila, garam, baking powder dan mentega leleh, aduk rata
- Panaskan cetakan, dan masukkan adonan ke dalam cetakan (pakai setengah lubang cetakan yang ada. Kalau lubangnya ada 10, pakai 5 saja). Biarkan matang.
- Setelah itu masukkan adonan di lubang sisanya, biarkan 1/2 matang. 
- Lalu adonan yang sudah matang, ditaruh di atas adonan yang 1/2 matang. Bolak balik dengan tusuk sate
- Angkat, oles dengan mentega leleh dan taburi dengan gula halus 

How to make:
- Sift the flour, add the instant yeast and sugar, stir well
- Mix the egg yolks and milk, stir well. Pour slowly into the flour mixture and stir with a whisk until smooth and slippery. Let stand 20-30 minutes
- Enter the vanilla, salt, baking powder and melted butter, mix well
- Heat the mold, and put the dough into the mold (use half the existing mold hole. If there are 10 holes, use 5 only). Let mature.
- Then fill in the holes remaining dough, let 1/2 ripe.
- Then the dough that has been cooked, put on the dough 1/2 ripe. Alternating with a skewer

- Lift, smear with melted butter and sprinkle with powdered sugar


Sunday, March 22, 2015

Indonesian Batik Roll Cake - Selendang Gendong / Emban





Resep dapat diambil dari sini.

Jarik (jawa)/ gendongan batik adalah sejenis kain batik berukuran panjang membentang serta digunakan untuk menggendong bayi/anak kecil.

Zaman sekarang, bisa jadi para ibu muda sudah enggan menggunakannya, dan telah beralih ke gendongan modern yang lebih popoler.




Indonesian Batik Roll Cake - Batik Jawa Hokokai









Resep dari dilihat di sini.

BATIK DJAWA HOKOKAI diambi dari link ini.
sumber : Ibu Tumbu Astiani Ramelan dan lainnya
Pada era Pendudukan Jepang 1942-1945 semua material atau bahan dasar untuk membuat Batik sangatlah sulit didapat. Maka berkembanglah Batik yang disebut denga Batik Djawa Hokokai.
Hokokai adalah nama suatu perkumpulan orang-orang Jepang yang berada di Djawa, dibentuk oleh Pemerintahan Jepang untukk mewujudkan  Asia Makmur. Perkumpulan inilah yang semula memesan Batik pada pengrajin Batik dengan ragam hias tertentu yang kemudian dikenal dengan nama Batik Djawa Hokokai. Orang Jepang memesan Batik untuk memberikan kenang-kenangan bagi orang-orang yang dianggap berjasa.
Namun menurut Iwan Tirta dalam bukunya ‘A Play of Light and Shade’ para juragan batiklah yang memperkenalkan ragam hias tersebut untuk mengambil hati Penguasa Jepang.
Batik Djawa Hokokai merupakan Batik Tulis yang mempunyai ragam hias yang kaya dan isen-isen yang rumit serta tata warna yang banyak. Disaat itu kain mori sangatlah langka, maka Batik Djawa Hokokai dibuat kain panjang dengan pola pagi sore atau pada satu kain panjang ada 2 ragam hias yang berbeda, dengan maksud agar dapat digunakan pada dua acara yang berbeda.
Ragam hias yang dipakai dalam Batik Djawa Hokokai ini adalah motif batik tradisional Jawa seperti parang, kawung, sido mukti dll dan sebagai latar menggunakan ragam hias bunga sakura, bunga krisan, bunga dahlia, bunga anggrek dan lainnya baik dalam bentuk buketan ataupun lung-lungan.
Yang menarik dari Batik Djawa Hokokai adalah adanya motif kupu-kupu seperti dalam cerita rakyat Cina Sam Pek Eng Tay yang melambangkan cinta sejati dan burung merak sebagai lambang keanggunan dan keindahan. Dan yang menarik adalah bagaimana mengkomposisikan adegan perlambang kisah cinta ini, adanya dua puncak gunung dimana pada puncaknya terdapat dua burung merak yang kemudian sebagai perlambang cinta abadi Sam Pek dan Eng Tay muncullah kupu-kupu berterbangan dari lembah kedua gunung itu, indah sekali.
Warna pada Batik Djawa Hokokai sangatlah menarik, disesuaikan dengan warna-warna yang digunakan pada kimono Jepang seperti  kuning, biru turqoise, merah, merah muda, lembayung dan warna-warna serah lainnya.
Yang menarik pada Batik Djawa Hokokai adalah adanya  susimoyo atau ragam hias pada kedua pojok menyambung ke  sisi vertikal dan sisi horizontalnya, mirip dengan kimono Jepang.
Batik Djawa Hokokai memang hanya diproduksi dalam waktu yang sangat singkat tahun 1942-1945 oleh karena itu tidaklah terlalu banyak kita temukan kolektor yang masih memiliki Batik ini.
Setelah Jepang meninggalkan Indonesia muncullah Batik Djawa Baroe yang menghasilkan Batik mirip denga Batik Djawa Hokokai dengan ragam hias yang lebih sederhana disesuaikan dengan selera orang Djawa, seperti jelamprang, nitik, tirto tejo dan lainnya bahlan kadang-kadang memakai kepala atau tumpal.
Batik Djawa Hokokai ini kemungkinan besar hanya dikerjakan oleh pembatik di Pekalongan pada saat itu.
Namun saat ini agak sulit meminta pembatik untuk membuat repro dari Batik Djawa Hokokai, ini menunjukan betapa tingginya seni dan teknik pembuatannya sehingga pembatik masa kini tidak sanggup mengerjakannya.


 





Saturday, March 14, 2015

Sunday, March 1, 2015

Japanese Cheese Cake




Saya suka sekali cake yang lembut dan Japanese Cheese Cake adalah satu di antaranya.
Tapi sayang atasnya gosong gara gara harus VPN ke kantor dan lupa kalau sedang nyalain oven.
Untung rasanya tidak berubah, tetap lembut dan enak. 2 loyang, tetap saja tandas mesti gosong dan merekah atasnya he he :-).


Resepnya saya copy dari Ivan Wongso.

Bahan :
- 130 ml susu segar
- 40 gr mentega tawar
- 125 gr cream cheese, suhu ruang
- 20 gr tepung terigu serbaguna
- 18 gr tepung maizena
- 70 gr kuning telur
- 100 gr putih telur
- 1/2 sdt cot (aku tidak pakai)
- 60 gr gula pasir
- vanila

Cara membuat :
1. Dengan api sedang, didihkan susu, mentega dan vanila. Setelah mendidih, kecilkan api
2. Masukkan chream cheese lalu aduk menggunakan whisk hingga halus
3. Setelah itu masukkan tepung terigu dan tepung maizena, aduk hingga rata dan halus, matikan api
4. Masukkan kuning telur sambil diaduk dengan cepat agar telur tidak matang
5. Pindahkan adonan dalam mangkuk besar dan biarkan suhu ruang
6. Menggunakan mikser, kocok putih telur dan cot hingga berbuih. Tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil dikocok hingga mengembang dan kaku. Bila mangkuk dibalik, putih telur tidak akan tumpah
7. Campur sebagian putih telur dengan adonan pertama. Aduk pelan-pelan. Lalu masukkan sisa putih telur dan aduk pelan agar adonan tetap mengembang
8. Masukkan adonan ke dalam loyang 20x10 cm yang telah dialas kertas roti. Oven dengan teknik au bain marie / kukus dalam oven. 
9. Panggang dalam oven dengan suhu 150c selama 1 jam - 1 jam 30 menit. 
10. Biarkan suhu ruang, bungkus dengan plastic wrap dan masukkan kulkas 1 hari sebelum disajikan

Chocolate Modelling






Bahan:
- 1 kg coklat coumpound
- 300 gr glukosa spy candy lebih glossy, liat dan kenyal
- 25 ml air panas
Bisa dimixer dg roti dg speed paling rendah 
Begitu terpisah minyaknya dipisah.
atau
- 200 gr coklate couverture
- 1 sdm glukosa
- Air panas secukupnya untuk mencairkan glukosa Aduk aduk pakai sendok sampai nyatu lagi
  
Fructose rose brand ini bukan glukosa ttp syrup gula 
Corn syrup bisa untuk chocolate modelling

Tulip choclate coin, ada yg 65% dan lebih kecil, makin besar makin pahit

Couverture banyak cocoa butter + padatan chocolate Kalau coumpound tanpa

Kalau mau mewarnai yg diwarnai adalah airnya. Pakai pewarna air bukan minyak

Untuk melehkan pakai 1 menit kali 3 kali 
Setelah leleh lalu mixer ditambah air dan glukosa.
Setelah nyampur baru diperas sampai semua minyak keluar.
Kalau couverture tidak perlu dibuang minyaknya

Setelah minyak hilang, lalu diperam dalam kantong plastik.
Kalau suhu ruang dalam 3 hari.
Kalau di kulkas 1 hari

Waktu modeling, bisa gampang meleleh

081398607952



Pudding Art - Koi




Bahan 1  (untuk kanvas)
- 1 bungkus nutrijell
- 125 gr gula
- 600 ml air

Bahan 2 (untuk menyuntik)
- 1 bungkus agar agar putih
- 150 gr gula
- 900 ml susu UHT

Bahan 3 (untuk menambal)
- 1 bungkus nutrijell
- 125 gr gula
- 500 ml air
- 100 ml susu UHT
atau
- 1 bungkus nutrijell plain
- 600 ml air
- 3 sdm ratu beverages


Sunday, February 22, 2015

Indonesian Batik Roll Cake - Batik Tumpal Pekalongan




Resep dapat dilihat di sini.

Indonesian Batik Roll Cake - Batik Pesisir - Coastal Batik



Resep dapat dilihat di sini.

Pesisir Batik (Coastal Batik)


Pesisir batik is created and produced by several areas on the northern coast of Java and on Madura. As a consequence of maritime trading, the Pesisir batik tradition was more open to foreign influences in textile design, coloring, and motifs, in contrast to inland batik, which was relatively independent of outside influences. For example, Pesisir batik utilizes vivid colors and Chinese motifs such as clouds, phoenix, dragon, qilin, lotus, peony, and floral patterns.
  • Pekalongan Batik. The most famous Pesisir Batik production area is the town of Pekalongan in Central Java province. Compared to other pesisir batik production centers, the batik production houses in this town is the most thriving. Batik Pekalongan was influenced by both Dutch-European and Chinese motifs, for example the buketan motifs was influenced by European flower bouquet.
  • Cirebon Batik. Also known as Trusmi Batik because that is the primary production area. The most well known Cirebon batik motif is megamendung (rain cloud) that was used in the former Cirebon Kraton. This cloud motif shows Chinese influence.
  • Lasem Batik. Lasem batik is characterized by a bright red color called abang getih pithik (chicken blood red). Batik Lasem is heavily influenced by Chinese culture.
  • Tuban Batik. Batik gedog is the speciality of Tuban Batik, the batik was created from handmade tenun (woven) fabrics.
  • Madura Batik. Madurese Batik displays vibrant colors, such as yellow, red, and green. Madura unique motifs for example pucuk tombak (spear tips), also various flora and fauna images.
Source: http://en.wikipedia.org/wiki/Batik#Sumatra

Saturday, February 21, 2015

Pisang Molen - Indonesian Pastry






Setelah beberapa lama tidak bisa bersantai di dapur, akhirnya hari ini bisa mencoba resep baru.
Rasanya melegakan, bisa melakukan lagi yang aku duka

Sudah beberapa saat penasaran dengan resep pisang molen, puff pastry asli Indonesia.
Sepertinya rumit, tetapi di resep ini ternyata tidak.
Resepnya aku ambil dari sini. Resepnya adalah miki Ariesta Mikdar Gunawan. Terimakasih sudah berbagi.

Bahan kulit A:
- 100 gr tepung terigu all purpose
- 1 sdm minyak goreng
- 80 gr margarin

Bahan kulit B
- 300 gr tepung terigu all purpose
- 50 gr gula halus / gula kastor
- 100 gr margarin
- 100 ml air dingin dari kulkas
- 1/4 sdt daram halus
- 1/4 sdt vanili bubuk

Bahan isi
- 10 buah pisang raja / tanduk yang manis, kukus, potong melintang 4 cm
- 100 gr keju cheddar potong 20 buah 
- 50 gr coklat beras / messes

Bahan olesan
- 1 butir telur kuning
- 1 sdm mentega cair

Cara membuat:
1. Adonan kulit A : campur semua bahan sampai rata, bagi 20, bulatkan
2. Adonan kulit B : campur semua bahan, uleni kalis dan bagi 20, bulatkan
3. Ambil 1 adonan B, gilas segiempat agak tipis, dan letakkan 1 adonan A di atasnya, lipat seperti amplop sampai adonan A tertutup, rapikan menjadi bulat kembali. Ulangi untuk 20 adonan.
4. Ambil 1 adonan (gabungan A dan B), tipiskan lagi menjadi persegi panjang, gulung dari sisi yang pendek, gilas tipis lagi dan ulang hingga 3 kali. Kerjakan untuk semua bulatan
5. Setelah selesai istirahatkan 30 menit
6. Panaskan oven suhu 180C dan oles loyang dengan margarin, beri kertas dan poles margarin lagi
7. Ambil 1 gulungan adonan, gilas tipis menjadi segiempat sama sisi, taruh pisang, messes, dan keju. Lipat seperti amplop, kerjakan sampai habis. 
8. Olesi permukaan dengan kuning telur
9. Panggang sekitar 60 menit , setelah matang, olesi dengan margarin cair tipis